Budaya Bernalar dalam Kurikulum Baru masih Minim

Posted on March 14, 2013

0


Kamis, 14 Maret 2013. Media Indonesia p14 (1)

Budaya bernalar bagi peserta didik pada rancangan kurikulum 2013 yang akan dirilis pemerintah Juli mendatang dinilai masih kurang. Rancangan Kurikulum 2013 yang ada saat ini pun  dianggap belum layak menjadi sebuah dokumen negara dan naskah budaya. Hal ini mengemuka dalam diskusi yang bertajuk Mempertanyakan Hakikat Pendidikan Science-Technology-Engineering-Art And Culture-Methematics dalam Kurikulum 2013 untuk Merekacipta Masa Depan Bangsa, di kampus Institute Teknologi Bandung (ITB)

Guru besar matematika dari ITB Iwan Pranoto menyatakan budaya bernalar yang masih kurang itu terloihat pada rancangan Kurikulum baru. Menurut dia, dalam rancangan Kurikulum 2013, masih ditemukan bahasa, kosakata pendidikan, dan tata bahasa yang tidak baik.

Advertisements
Tagged: