Dana Pendidikan untuk Daerah Rawan Diselewengkan

Posted on March 11, 2013

0


Senin, 11 Maret 2013. Koran Tempo pA7

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melansir temuan bahwa 70 persen dana pendidikan yang ditransfer ke daerah atau sekitar Rp 220 triliun rawan penyelewengan. Musababnya, kata Inspektur Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Haryono Umar, adalah kurangnya pengawasan. Pada tahun ini, menurutnya, total anggaran untuk fungsi pendidikan mencapai Rp 330 triliun yang tersebar di tujuh kementerian. Sebesar Rp 220 triliun kata dia, disalurkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam bentuk transfer daerah.

Advertisements
Tagged: