Diskriminasi Dialami Siswa Sejak SD

Posted on March 7, 2013

0


Kamis, 07 Maret 2013. Republika p18 (2)

Seorang siswa sejak sekolah dasar (SD) sudah mengalami diskriminasi karena saat itu mereka dipaksa mendapatkan rangking. Ini menjadi beban psikologis anak didik. Beban anak-anak belajar di SD, SMP, dan SMA luar biasa berat. Mulai SD sudah diberikan ranking. Menurut Rektor Universitas Mataram, Prof Sunarpi, ini bentuk diskriminasi karena yang mendapat ranking tinggi menunjukkan anak pintar, yang tidak dicap siswa bodoh. Dia menyatakan pernah melakukan survey mengenai hunbungan anatara anak-anak yang berprestasinya bagus di SD, SMP, dan SMA. Ketika memasuki perguruan tinggi, ternyata tidak berjalan linier. Artinya, kemampuan dan kapasitas itu bisa muncul suatu saat.

Advertisements
Tagged:
Posted in: Other