Siswa SMKN 48 Protes Penggunaan Uang Tabungan

Posted on February 27, 2013

0


Rabu, 27 Februari 2013. Kompas p26

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 48 Jakarta berunjuk rasa di sekolah. Mereka kecewa karena uang tabungannya dipakai untuk membayar tunggakan biaya pengajar bahasa Inggris dan Mandarin yang didatangkan dari lembaga bahasa. Aksi unjuk rasa yang diprakarsai semua siswa kelas XI ini membesar, hingga dikuti oleh hampir semua siswa sekolah tersebut. Siswa menilai, berunjuk rasa sebagai langkah yang tepat untuk menyampaikan aspirasi.

Kepala Sekolah SMKN 48 Hasanudin mengatakan, jumlah siswa kelas XI sebanyak 250 orang. Setiap siswa dipungut uang tabungan setiap bulan Rp 30.000. uang tabungan ini dibayarkan sekaligus bersama uang sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP).

Selain masalah uang tabungan ini, masalah transparansi penggunaan dana bantuan operasinal pendidikan (BOP ) juga turut mencuat. Ketua OSIS Tri Handayani mengatakan, siswa juga menuntut pihak sekolah transparansi terhadap engunaan dana BOP.

 

Tagged:
Posted in: Other