Toleransi Lewat Sekolah Gratis

Posted on February 20, 2013

0


Rabu, 20 Februari 2013. Kompas p16

Julianto Eka Putra (40) bermimpi Indonesia menjadi bangsa yang saling menghargai perbedaan suku dan agama. Pria asal Surabaya ini mencoba mewujudkan mimpi tersebut lewat SMA Selamat Pagi Indonesia, seklah gratis yang di abangun di Batu, Jawa Timur.

Sekolah ini beroperasi pada tahun 2007. Siswa yang diterima di sekolah itu harus memenuhi syarat utama, yaitu yatim piatu atau tidak punya orangtua tetapi amat miskin. Selama bersekolah para siswa sama sekali tidak mengeluarkan biaya apapun, bahkan mendapatkam uang saku Rp 100.000-Rp 150.000 per bulan.

Sistem pendidikan SMA SPI memakai kurikulum umum. Namun, siswa sebanyak mungkin tak belajar di kelas karena kelas akan memenjarakan imajinasi dan kreativitas siswa. Mereka banyak belajar di kebun atau pendapa di lingkngan sekolah.

Advertisements
Tagged:
Posted in: Other