Anak Berkebutuhan Khusus Diabaikan

Posted on September 19, 2012

0


19 September 2012, Kompas p12(3)

Banyak sekolah formal di Nusa Tenggara Timur enggan menerima anak berkebutuhan khusus meski peraturan pemerintah mewajibkan anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) mendapat layanan pendidikan yang sama. Para guru sekolah formal beralasan tidak memiliki keterampilan menangani anak berkebutuhan khusus. Direktur Yayasan Peduli Sesama NTT Isidorus Udak mengatakan, NTT tidak memiliki guru terapis dengan keterampilan khusus mendampingi ABK.

About these ads
Tagged:
Posted in: Other